• ucapan selamat untuk bu tri
  • kkl daring iat
  • kegiatan mahasiswa
  • UCAPAN TERIMAKASIH
  • UCAPAN SELAMAT UNTUK REKTOR BARU PAK DR ZAINAL
  • UCAPAN SELAMAT UNTUK REKTOR BARU PAK DR ZAINAL
  • iatA

Berita

IAT IAIN Pekalongan Laksanakan KKL Virtual

IAT IAIN Pekalongan Laksanakan KKL Virtual, Rabu 24 November 2021 Pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) secara virtual melalui media Zoom Meeting. Kegiatan KKL ini mengambil grand tema “Model Pembelajaran Al-Qur’an bagi Generasi Z”. Hadir sebagai Narasumber dua pakar bidang Al-Qur’an yang luar biasa, Dr. KH. Ahmad Faiz, L.c., M.A (Pengasuh Ponpes Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus) dan Nyai Syarifah, L.c., M.Ag (Ma’had Aly Al-Ibrohimi Prodi Al-Qur’an wa ‘Ulumuh, Takhasshush Qira’ah ‘Asyrah Gresik).

Dr. KH. Ahmad Faiz mengungkapkan bahwa mempelajari terutama menghafalkan a-Qur’an harus bersandar kepada Guru yang sanad keilmuannya sampai kepada Rasulallah Muhammad SAW, selain itu model dan metode pembelajarannya juga harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. untuk generasi Z yang sarat akan kemajuan iptek maka penggunaan platform atau media sosial juga perlu digunakan apalagi saat pandemi seperti sekarang ini.

Adapun Nyai Syarifah, L.c., M.Ag memaparkan bahwa pentingnya Qiro’ah ‘Asyrah sebagai pembelajaran Al-Qur’an bagi generasi Z karena di era ini semakin banyaknya khalayak yang menyangsikan keautentikan Al-Qur’an adalah ilmu Qiro’at. Hal ini karena Qiro’at dengan sanad yang mutawatir memiliki otoritas tinggi dalam menentukan autentitas sumber utama ajaran Islam.

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. KH. Sam’ani, M.Ag berharap, melalui KKL ini mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk menjadi generasi pembelajar dan adaptif untuk memahami berbagai model pembelajaran al-Qur’an yang efektif terutama bagi Generasi Z atau Generasi Internet (1995-2010). Kegiatan ini diikuti oleh 66 mahasiswa melalui Zoom Meeting dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. 

Rabu, 20 Oktober 2021 PPL IAT IAIN Pekalongan Kelompok 5 Tahun 2021 Gelar Webinar Nasional dengan tema “Pola Pendidikan Tahfidz di Era Digital”

Webinar kali ini dilaksanakan dari pukul 08:30 - 12.00. Mengingat belum diperbolehkannya melaksanakan kegiatan secara offline, webinar kali ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting.  Adapun tema yang diangkat adalah “Pola Pendidikan Tahfidz di Era Digital”. Berdasarkan tema ini, topik bahasan webinar adalah Tahfidz al-Qur’an itu apa, metode menghapal hingga strategi menghapal berbasis online. Tidak hanya itu, bagaimana potret fenomena tahfidz online di Indonesia pun ikut terbahas.

Acara webinar dimulai dari pembawaan MC (Master of Ceremony) oleh Dede Lutfiah Sabela mahasiswa PPL IAT IAIN Pekalongan kelompok 5, dilanjut pembacaan ayat al-Qur’an dan sholawat oleh Ivan Ichtiar Saefullah mahasiswa PPL IAT IAIN Pekalongan Kelompok 5, lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh MC, selanjutnya ialah sambutan dari ketua Kelompok PPL Rian Nur Diansyah, kemudian langsung ke moderator acara  yakni Maesaroh Mahasiswa PPL IAT IAIN Pekalongan kelompok 5 karena Kaprodi IAT Bapak Kurdi Fadal M.S.I. sedang berhalangan hadir untuk sambutan. Adapun webinar ini diikuti sekitar 69 peserta, sedangkan peserta terdaftar ada 113.

Webinar Nasional PPL IAT IAIN Pekalongan Kelompok 5 2021 memiliki tujuan (1)Memberikan pemahaman terhadap pentingnya al-Qur’an dalam membangun sebuah peradaban, (2)Memberikan pemahaman terhadap pentingnya menghafal al-Qur’an, (3)Memberikan pemahaman terhadap pola pendidikan tahfidz di era digital sekarang ini. Dengan mengetahui ketiga tujuan tersebut, maka dapat meningkatkan wawasan dan menambah semangat para penghafal al-Qur’an tetapi tetap memperhatikan kaidah yang benar sesuai ajaran Islam.

Terdapat dua pembicara dari latar belakang keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir yang memaparkan materi terkait “Pola Pendidikan Tahfidz di Era Digital”. Pembicara pertama adalah Dewi Murni, S.Th.I., M.A. dosen tetap prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Indragiri, Riau.  Pembicara kedua adalah Heriyanto, M.S.I. dosen Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Pekalongan. Kedua pembicara membawakan materi yang sangat menarik dan informatif terkait Pola Pendidikan Tahfidz di Era Digital di Indonesia, khususnya untuk mahasiswa-mahasiswa penghafal al-Qur’an. Hal ini membuat peserta yang hadir begitu antusias dalam mengikuti jalannya webinar.(Reported By PPL Kelompok 5)

Kelompok 7 PPL Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan gelar acara webinar Nasional pada Sabtu, 16 Oktober 2021 melalui zoom Meeting. Acara ini merupakan ajang silaturahmi mahasiswa PTKIN seluruh Indonesia. Dengan mengusung tema besar " Dakwah al-Qur'an di era digital"  dengan tujuan Memantik semangat mahasiswa dalam mengasah kemampuan teknologi dan dakwah serta Melahirkan pemikiran cosmopolitan dalam kajian Al-Qur’an dan Tafsir.

Acara seminar dilaksanakan dengan mengundang narasumber Dr.Wahidah Suryani, S.Sos, M. Si. ( Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo) , Dr. Mustaqimah, M.A ( Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Pengasuh PPTQ Ulul Albaab Gorontalo ) , Kurdi Fadal, M.Si. (Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Pekalongan).

Dalam sambutannya, Miftahur Rosyidin  selaku ketua panitia menyampaikan latarbelakang pemilihan tema seminar ini bahwa Dialektika dakwah Al-Qur'an dengan perkembangan teknologi digital justru menjadi peluang emas agar bisa bersaing “melawan” hegemoni Barat yang sudah merasuk keberbagai pemikiran dan ideologi umat manusia. Bahwa kita sebagai umat Islam harus menunjukkan “wajah sejuk”, karena selama ini yang tampil di media adalah Islam yang diposisikan sebagai gerakan terorisme, sehingga muncul kredo “Islam is a terorist”. Serta menyadarkan bahwa penguasaan teknologi di era digital sangan fundamental.

Narasumber pertama oleh ibu Dr Wahidah Suryani dengan tema Komunikasi dakwah di era digital, mengatakan "you cannot communicate, anda tidak bisa berkomunikasi" karena kita hidup untuk bermasyarakat, berkomunisi, dan berimteraksi

Kemudian sesi webinar pun dilanjutkan ke narasumber kedua, yaitu Dr. Mustaqimah, M.A yang membawakan judul “Strategi Dakwah Qur’aniyah di Era Digital”.  Beliau memaparkan bahwasanya sebagaimana yang terdapat dalam QS. An-Nahl ayat 125 bahwasanya dalam berdakwah harus senantiasa diiringi dengan hikmah, mauidzatul hasanah, dan jadal sebab “dakwah itu bertujuan untuk meyakinkan orang lain terhadap kebenaran dan bukanlah sebuah propaganda” demikianlah kutipan yang diambil dari Buya Hamka dalam tafsirnya Al-Azhar. Namun tentu saja dalam berdakwah akan selalu ada tantangannya, terlebih di era digitalisasi yang sangat dipermudah dalam mengakses informasi bahkan tanpa adanya filter. Tentu saja hal ini telah memunculkan kekhawatiran terhadap peluang besar bagi beberapa oknum yang menyengaja untuk menyebarkan pemahaman yang radikal. Oleh karena itu, Dr. Mustaqimah, M.A berpesan kepada kita khususnya para ahlul quran yang hidup di era digital agar meningkatkan kualitas dan kuantitas diri, terutama di bidang IT. Sehingga kita mampu mendakwahkan ajaran-ajaran al-Qur’an dengan sebaik dan semenarik mungkin, dan cita-cita dalam menyebarkan pemahaman Islam yang rahmatan lil ‘alamin pun dapat tercapai. Aamiin.

Galeri Video

No data displayed on the module. Please check some parameters in the module settings again!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree