The Latest

 

Jurusan IAT lakukan kerjasama, jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir IAIN Pekalongan mengadakan penandatanganan kerjasama dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dari IAIN Sultan Amai di wakili oleh Dr. Mustaqimah, MA selaku  ketua jurusan Ilmu al-Qur'an dan Tafsir , sedangkan dari JURUSAN IAT IAIN Pekalongan di wakili oleh ketua jurusan yaitu Kurdi Fadhal, M.Si. 

Dalam perjanjian kerjasama ini yang dimaksud kerjasama prodi Jutrusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Jurusa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Pekalongan adalah kerjasama dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi, penelitian, penerbitan buku, dan upaya pengembangan intelektual lainnya. 

Rabu, 22 Agustus 2020 Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan sukses menggelar kegiatan SKPI ( Surat Keterangan Pendamping Ijazah) bagi calon wisudawan. Kegiatan ini mengambil tema “ Spiritualitas Sebagai Dasar Soft Skill dan Hard Skill”. Kegiatan pelatihan soft skill diselenggarakan oleh seluruh jurusan ( IAT, ILHA, TP, KPI, BPI) pada Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan untuk mengaktualisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengembangan keilmuan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan Pelatihan dilaksanakan dengan cara ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktek secara daring menggunakan layanan digital Zoom.Hadir dalam kegiatan ini Prof. DR. HM. Amin Syukur, MA. (Direktur LEMKOTA Semarang), KH. Wahfiudin Sakam, M.BA (Direktur TQN Center Jakarta).

Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya yang terampil, sebagai seorang  mahasiswa dituntut untuk mempunyai keahlian hard skill yang tinggi, Hard skill merupakan keahlian bagaimana nilai akhir kuliah mahasiswa/nilai akademis (IPK) mahasiswa ini sebagai persyaratan untuk memenuhi admnistrasi dalam melamar pada suatu perusahaan, selain harus memiliki IPK yang tinggi di era persaingan yang ketat ini juga kita dituntut memiliki soft skill yaitu ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skillketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skill), Baik hard skills maupun soft skills merupakan prasyarat kesuksesan seorang sarjana dalam menempuh kehidupan setelah selesai pendidikannya.

 

 

Webinar IAT FUAD

Selasa, 04 Agustus 2020, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan menyelenggarakan Webiar Nasional dengan judul “ Aktualisasi Pemikiran Islam di Era Covid-19”, kegiatan ini sebgai respon akademik terhadap wabah yang melanda bangsa Indonesia dan dunia. Hadir dalam kegiatan ini Dr. Imam Khanafi, Dekan FUAD IAIN Pekalongan sebagai keynote speaker, yang memaparkan tentang “ Keniscayaan Pembaharuan Pemikiran Islam Menghadapi Perbahan”. Sementara itu Narasumber dalam kegiatan ini antara lain, Dr. Tri Astutik Haryati, M.Ag yang menyampaikan tentang “Pandemi Covid-19 dalam bingkai filsafat”. Dan “ Menakar Agama Tafsir pada Masa Pandemi” disampaikan oleh Dr. Mohammad Hasan Basri, M.Ag. Narasumber ke tiga adalah Dr. Arif Chasanul Muna, Lc. M.A, yang mengangkat “ Reaktualisasi Sunnah Nabi pada Masa Pandemi”. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1300 peserta yang terdiri dari mahasiswa, praktisi, dan masyarakat umum  melalui kanal youtube dan zoom cloud.

Menurut Arif Chasanul Muna, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam menghadapi pandemi ini, diantaranya: Menjauhi hal yang menyebabkan terinfeksi wabah ( isolasi), menjaga kesehatan atau meningkatkan imunitas,  jangan menghirup udara yang tercemar (memakai face mask), jangan mendekati orang yang terkena penyakit (social distancing), dan menjauhkan fikiran dan perasaan buruk ( optimis dan positive thinking).

 

 

 

Jum’at - Minggu, 29 November - 1 Desember 2019. Sebanyak 78 Mahasiswa jurusan IAT IAIN Pekalongan mengikuti  KKL di Jakarta dan Bogor. Kegiatan ini diadakan guna mendukung kompetensi lulusan IAT. Kompetensi utama lulusan mahasiswa Jurusan Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan, yaitu menjadi sarjana (ulama) yang menguasai ilmu-ilmu dasar ke-Islaman dalam bidang Al- Qur’an dan Tafsir baik teori maupun praktik, secara integral dan mampu mengkomunikasikan dan menerapkannya dalam kehidupan modern melalui penguasaan penerapan metodologi ilmu-ilmu modern. Untuk memiliki kompetensi tersebut, mahasiswa sebagai calon sarjana (ulama) harus meningkatkan kualitas dirinya secara  terus  menerus melalui usaha pendidikan dan pelatihan, serta menggali pengalaman yang diperoleh dari berbagai lembaga pendidikan yang telah menunjukan keunggulan dalam mengembangkan profesi sarjana (ulama). Untuk itu, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan memilih Yayasan Raudhatul Makfufin Jakarta dan Lembaga Askar Kauny Bogor sebagai tempat KKL.

Di Yayasan Raudhatul Makfufin Jakarta dan Lembaga Askar Kauny Bogor ini mahasiswa di perkenalkan tentang metode pembelajaran al-Qur’an dan metode tahfidz al-Qur’an yang dikembangakan di Indonesia untuk penyandang tunanetra, dan metode quantum memory. Selain itu mahasiswa di perkenalkan bagaimana  proses percetakan al-Qur’an Braille, penggunaan dan teknik-teknik tahfidz al-Qur’an yang baik

Wajah Sumringah Mahasiswa IAT Saat Mengikuti Yudisium

Wajah Sumringah Mahasiswa IAT Saat Mengikuti Yudisium

Wajah sumringah tanda riang gembira tampak pada calon wisudawan Fakultas ushuluddin adab dan dakwah iain Pekalongan khususnya mahasiswa  jurusan IAT (ilmu al-Qur’an dan tafsir). Setelah dibacakan surat keputusan dekan oleh kepala bagian FUAD  Edi Zubaidi,M.Ap mereka seperti bebas dari tugas berat yang selama ini membelenggu.

Prosesi yudisium ini berlangsung di hotel Dafam Pekalongan dan diikuti oleh 92 mahasiswa dari lima jurusan, 18 mahasiswa diantaranya dari jurursan ilmu al-Qur,an dan tafsir (IAT). Dalam sambutannya Dekan FUAD Dr. Imam Khanafi, M.Ag mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada wali mahasiswa yang mempercayakan putra-putrinya meniti ilmu di FUAD Pekalongan ini, dan senantiasa membuka pintu  silaturrahmi yang selebar-lebarnya untuk mahasiswa FUAD IAIN Pekalongan. Selain itu beliau berpesan agar alumni FUAD senantiasa mengedepankan adab dari pada ilmu.

Hadir dalam yudisium ini Prof.Dr. Syahabuddin, M.Ag Kepala bidang pendidikan, penelitian dan penyuluhan kementrian sosial RI yang menyampaiakan orasi ilmiahnya, dikatakan bahwasanya “alumni IAIN Jangan pernah pesimis setelah lulus dan wisuda, peluang besar bagi alumni IAIN untuk mengisi dan turut andil dalam kehidupan  sosial, imbuhnya”.

Rasa syukur dan bahagia disampaikan oleh Deni Prasetya mahasiswa  jurusan IAT sebagai wisudawan terbaik saat menyampaikan sambutannya mewakili wisudawan. Deni menyelesaikan studinya selama 4,5 tahun dengan indeks kumulatif 3.84, dan mengusung “ scientific exegesis of qashash al-Qur’an surah an-naml: 38-40 in tafsir al-sya’rawi” sebagai skripsinya.

Selanjutnya seluruh mahasiswa akan mengikuti prosesi wisuda pada tanggal 7 Desember di Syahid International Convention Centre. Dan wisuda akan diikuti oleh semua mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada di IAIN Pekalongan.

 

 

14 Oktober 2019 Jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT) bekerjasama dengan jurusan Ilmu Hadist (ILHA) mengadakan seminar nasional yang berjudul “ penyimpangan pemahaman al-Qur’an dan Hadist untuk dalil Radikalisme. Hadir sebagai narasumber Dr. Jajang A. Rohmana.M.Ag dari UIN Sunan Gunung djati Bandung, serta Rifqi Muhammad Fathi, M.A ketua program studi Ilmu Hadist Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara di gelar di auditorium kampus 1 IAIN Pekalongan dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dilingkungan IAIN. Dalam paparannya Rifqi Muhammad Fathi menyebutkan beberapa hal yang menyebabkan pemahaman radikal diantaranya: merasa superior dengan klaim kesempurnaan dan keunggulan islam, ekslusif, romantisme masa lalu, serta pemahaman yang literal terhadap nash. Selain itu di paparkan pula refensi-referensi hadist yang dipakai oleh kelompok-kelompok radikal dan dipahami secara literal. Dengan seminar ini diharapkan akan adanya kehati-hatian dari seluruh mahasiswa dan civitas akademika dalam memahami teks al-Qur’an dan hadist sehingga menutup celah masuknya paham radikalisme.

Soft Skill IAT IAIN

Jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Pekalongan mengadakan pelatihan soft skill bagi calon wisudawan yang akan di wisuda pada 7 Desember mendatang. Kegiatan ini mengambil tema “ Pembuatan Website dan Blog Sebagai Upaya Peningkatan Bisnis”. Kegiatan ini bekerjasama dengan jurusan KPI (komunikasi Penyiaran Islam), dan jurusan ILHA (ilmu hadist).  Pelatihan Soft skill digelar di laboratorium komputer IAIN Pekalongan dan berlangsung mulai pukul 08.30 sampai pukul 16.00, di buka oleh Kurdi Fadhal, M.Ag selaku ketua jurusan IAT dalam sambutannya ia berharap para calon wisudawan dapat memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh agar menjadi modal sebelum berkiprah di masyarakat, kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Lutfi , S.Ag selaku narasumber.  Kegiatan ini bertujuan untuk membekali calon wisudawan agar terampil memanfaatkan media yang berkembang untuk berbisnis yang akhirnya menghasilkan enterpreneur-enterpreneur muda yang siap bertarung dikancah persaingan global.

Sebanyak 80 peserta dari 43 Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir se-Indonesia berkumpul di kota Yogyakarta untuk melaksanakan Annual Meeting ke-4 dan Seminar Nasional. Acara ini dilaksanakan pada Senin-Rabu, 19-21 Agustus 2019 di Hotel Grand Palace.

Page 1 of 3
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree